Dalam perjalanan pulang

Pengalihan laut ke bandara di luar Manado tidak pergi seluruhnya lancar. Saya akan pukul 10 pagi dengan perahu menyeberang ke Bitung dan dari sana langsung ke mobil ke bandara pergi. Seluruh perjalanan adalah sedikit di atas 2 jam jadi saya akan memakan waktu sekitar 2 jam sebelum penerbangan saya di bandara ....

Pukul 10, ponsel dari pemandu selam saya di Franky, apa driver ditunda sehingga kami lakukan baru-baru pukul 10.30 jam di perahu bergerak karena sebelumnya dia tidak di pelabuhan. Pada 10.45 saya pergi dengan barang-barang saya pada speedboat kecil, yang sayangnya tidak secepat tempel menolak selama persimpangan, yang biasanya 10 menit, beberapa kali layanan. Pada 11.00 kami memang mencapai pelabuhan tapi kami tidak bisa melihat di dermaga atau dermaga untuk menemukan waktu untuk menjelaskan bagasi ceroboh dan 40 kilo saya untuk mendapatkan darat. Setelah gemanouvreer banyak bolak-balik kami memiliki tempat dan pada 11,15 aku berada di mobil.

Saya katakan, untuk memastikan, driver yang saya mengarahkan ke bandara dan ia tersenyum dan mengangguk. Seiring sopir dre adalah gaya naik sangat gagah dan setiap truk dan gerobak sapi yang tersisa, jadi tidak benar-benar akur. Setelah 1,5 jam (sekarang lebih dari satu jam sebelum penerbangan saya) saya tiba-tiba diakui jalan dimana kantor Dua Ikan di Manado, dan di sana aku tidak perlu karena saya memiliki segalanya, termasuk 3 hari dan 7 Lembeh menyelam di Bunaken sudah dibayar ketika saya pergi ke Lembeh. Upaya saya untuk menjelaskan kepada sopir saya dan memintanya secara langsung ke bandara masih duduk jatuh di telinga tuli. Atau hanya pria yang baik tidak bisa berbahasa Inggris .... Salah satu anggota staf kantor, Rifka, melihat kami datang, bergegas keluar, memberikan pengemudi omelan dan masih kembali mobil dan kami menuju bandara, dengan hanya satu jam sebelum penerbangan saya akan pergi. Gaya pengemudi mengemudi juga berubah pada stroke .... Hal itu kemudian diwariskan disalip (dan itu berarti secara teratur di trotoar sempit atau menghindari sebuah mobil yang diparkir) dan bundaran aku berada di kursi belakang terlempar ke segala arah. Tepat 25 menit sebelum penerbangan saya, saya keluar mobil dan berlari ke cek di meja, yang sudah tutup. Komunikasi berikutnya saya terima adalah bahwa penerbangan itu penuh. Sebuah negosiasi sedikit dan senyum ramah memberi saya akhirnya upgrade gratis ke kelas bisnis, tapi aku harus berjanji saya langsung ke pintu gerbang terburu-buru. Juga di pintu gerbang aku adalah yang terakhir yang bagasinya harus dipindai, dan setelah saya naik juga segera menutup pintu. Tapi aku juga ke tempat duduk yang luas saya dalam perjalanan ke Singapura!

Di Singapura aku adalah vlriegtuig pertama keluar, ada garis sama bea cukai dan koper saya sudah dalam rekaman ketika saya berjalan. Ini adalah, antara lain, manfaat dari Kelas Bisnis terbang ;-)

Sanne dan Robert Jan masih belum pulang kerja, sehingga mendapatkan satu jam dengan Juli dan Olle dimainkan. Kemudian hanya sebagai nyaman dengan Sanne makan di tenda dengan mereka sekitar sudut. Lezat setelah sebulan sekali sandwich untuk makan, baik semi-Asia tapas dan minum Margaritas beku!

Kamis pagi, easy going bagus, meskipun saya setelah 4 minggu ritme ketat atau menyelam dari tempat tidur pukul 7.15 pagi, dan keluarga yang bisa berayun dari kerja dan sekolah. Setelah hangat yang luas (!) Shower naik taksi ke baju bayi di toko untuk Mare (putri Marion tepat 4 minggu) dan Tessel (putri Willemijn lebih dari setengah tahun). Bagi saya sendiri diam-diam juga pergi ke Sembilan Barat (toko sepatu indah) tidak aman dan bersenjata dengan gadis kecil paling manis dan tangguh trendi pakaian dan 3 pasang sepatu kembali ke Oriole Crescent. Karena saya masih menunggu untuk sore bermain dengan Juli, Olle dan Merle, pacar Juli, sebotol anggur putih dingin dan pasta lezat dan Vivian sedang duduk di liburan saya benar-benar ada.

Satu jam menunggu di bandara, 13 jam penerbangan dan kemudian aku kembali di Belanda. Masih disayangkan bahwa saya tidak akan lagi ga bawah air, tetapi Jur melihat lagi, memeluk Biru, minum kopi di Willemijn Mare kagumi, setuju dengan Sofie dan Mirabel, makan malam Sabtu di Dekxels dan minggu depan acara ulang tahun besar untuk ulang tahun ayah saya juga baik prospek. Dan di antara juga pergi ke yang baru, sangat bagus bagi saya, mulai pekerjaan.

Hidup ini indah!

Catatan ini telah diposting di Bunaken dan Lembeh . Bookmark permalink .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

*

HTML tag dan atribut berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>